Di masa depan yang tak terlalu jauh, umat manusia telah menguasai kekuatan kosmis dan memperluas jangkauannya jauh melampaui Bumi. Namun, ini bukanlah zaman keemasan yang baru. Perebutan sumber daya yang tiada akhir terus berlangsung, mempertentangkan Kekaisaran Mars yang kekurangan air dengan planet asal umat manusia. Perang Besar Kedua telah berkecamuk selama berpuluh-puluh tahun. Ayah Kai gugur dalam pertempuran, sementara ibunya hilang saat menjalankan misi ke Saturnus. Kini berusia 18 tahun, Kai bertekad untuk menjalankan perannya (sekaligus mencari ibunya) dan mengikuti jejak sang ayah dengan masuk ke Akademi Korps Mecha. Meski sangat cerdas dalam hal teori, fisik Kai lemah; ia juga menyembunyikan penyakit asma yang seharusnya membuat dirinya tidak lolos seleksi. Berkat dukungan rekan-rekan satu skuadnya—Waye yang ambisius, Ean yang santai, Ren yang neurotik, serta Rock, sosok berbadan kekar yang simpatik namun sulit dipahami—Kai akhirnya berhasil mengendalikan mecha miliknya sendiri, yang ia beri nama Little Dragon. Demikianlah bermula ikatan mendalam antara Kai dan robotnya; sebuah ikatan yang harus sekuat baja agar keduanya mampu bertahan menghadapi tantangan luar biasa yang menanti di masa depan.


